Versi Lengkap ( MS Word ) : Download
Kata Pengantar
Puji syukur saya panjatkan kepada Allah swt, yang telah
memberikan saya kesempatan untuk menyelesaikan makalah tentang Implementasi
Jaringan komputer pada kehidupan sehari –hari. Dalam kategori web service.
Diharapkan makalah ini dapat berguna bagi para pembaca serta dapat dimanfaatkan
dengan sebaik – baiknya.
WWW ( World Wide Web ) telah berubah secara
radikal, komunkasi, dan pembelajaran. Ya, di zaman yang serba canggih ini
kebutuhan akan penggunaan WEB/internet sudah bisa di sandingkan layaknya
kebutuhan makan dan minum. Penting untuk kita memahami apa itu WEB dan apa siih
manfaatnya untuk kita. Berikut saya akan coba sedikit mengulas seputar dunia WEB
DAFTAR ISI
1.
Pengertian Web Service _________________________________________________ 1
2.
Sejarah Singkat Web Service _________________________________________________ 1
3.
Perbedaan Web 1.0, Web 2.0 , dan Web 3.0 ___________________________________ 2
4.
Arsitektur Web dan Aplikasinya __________________________________________ 2
5.
Institusi Pengelola Internet / Web __________________________________________ 3
6.
Aspek Hukum Dan Etika Dalam
Internet ___________________________________ 4
1.
Pengertian Web Science
Menurut struktur katanya, Web Science terdiri atas kata
"Web" dan kata "Science", dimana kedua kata tersebut
memiliki arti yang berbeda
Web merupakan kumpulan halaman yang menampilkan informasi dengan berbagai macam
jenis. Diantaranya berupa data teks, data gambar diam atau gerak, data animasi,
suara, video dan atau gabungan dari semuanya. Berikutnya pengertian tentang
Science. Sains adalah aktivitas pemecahan masalah yang dilakukan oleh manusia yang
dimotivasi oleh rasa ingin tahu tentang dunia sekitar mereka dan keinginan
untuk memahami suatu hal atau kejadian tersebut.
Sedangkan yang dimaksud dengan Web Science adalah ilmu yang mempelajari tentang
efisiensi atau pemanfaatan dari sebuah web, agar dapat dirasakan manfaat dan
kegunaannya pada banyak bidang di dalam kehidupan sehari-hari. Di dalam web
science kita belajar bagaimana memberdayakan suatu sumber daya virtual sebagai
media komunikasi praktis.
2.
Sejarah Singkat Web
Penemu situs web adalah Sir Timothy John
¨Tim¨ Berners-Lee, sedangkan situs web yang
tersambung dengan jaringan pertamakali muncul pada tahun 1991. Maksud dari Tim
ketika merancang situs web adalah untuk memudahkan tukar menukar dan
memperbarui informasi pada sesama peneliti di tempat ia bekerja. Pada tanggal
30 April 1993, CERN (tempat dimana Tim
bekerja) mengumumkan bahwa WWW dapat digunakan secara gratis oleh publik.
Situs web biasanya
ditempatkan pada server web. Sebuah server web umumnya telah dilengkapi dengan
perangkat-perangkat lunak khusus untuk menangani pengaturan nama ranah, serta menangani layanan atas protokol HTTPyang disebut sebagai Server HTTP (bahasa Inggris: HTTP Server) seperti Apache HTTP Server, atau Internet Information Services (IIS).
3.
Perbedaan Web 1.0 , Web 2.0
, dan Web 3.0
Web 1.0 merupakan teknologi web yang pertama, dikembangkan sebagai
pengaksesan informasi serta memiliki sifat yang sedikit interaktif dibanding
dengan versi selanjutnya, jadi secara garis besar, web 1.0 hanyalah bersifat
read. Kita sebagai pengguna internet hanya bisa membaca apa yang ada di dalam
website tersebut.
Web 2.0 muncul yang merupakan revolusi bisnis di industri yang
disebabkan penggunaan internet sebagai platform dan merupakan suatu percobaan
untuk memahami aturan untuk mencapai keberhasilan platform baru. Secara garis
besar, web 2.0 bersifat read-write. Jadi, pada era web 2.0 ini pengguna
internet terutama pada website tidak terpaku hanya ingin menulis untuk orang
lain atas namanya sendiri, tetapi digunakan untuk saling berbagi ilmu atau yang
lainnya sehingga dapat terbentuk suatu komunitas secara online dan tidak
bersifat indivudual.
Web 3.0 adalah revolusi web pada saat ini, atau disebut juga
sebagai semantic web, dimana hubungan dunia TI dan telekomunikasi sangatlah
dekat. Web 3.0 juga membutuhkan kecepatan internet yang memadai dan spesifikasi
komputer yang lebih baik karena kebutuhan akan grafis atau tampilan yang ada
pada web 3.0, yaitu visual yang berbasis 3D. web 3.0 ini masih dalam
pengembangan, dan saat ini dikembangkan oleh secondlife, Google Co-Ops, bahkan
di Indonesia sendiri juga sudah ada yang mulai mengembangkannya, yaitu Li’L
Online (LILO) Community. Dan web 3.0 ini tidak hanya diekspresikan di dalam
bahasa alami yang tidak dimengerti manusia, tetapi juga dalam bentuk yang
dimengerti, diinterpretasi dan digunakan oleh software agents (perangkat
lunak). Jadi, tujuan utama web 3.0 ini adalah perangkat lunak akan mampu
mencari, membagi dan mengintegrasikan informasi dengan cara yang lebih mudah.
Pembuatan web 3.0 ini dimungkinkan dengan adanya sekumpulan standar yang
dikoordinas oleh W3C (World Wide Web Consortium). Dan standar yang paling
penting untuk web 3.0 adalah XML, XML Schema, RDF OWL dan SPARQL.
4.
Arsitektur Web dan
Aplikasinya
Arsitektur Web adalah suatu
pendekatan terhadap desain dan perencanaan situs yang, seperti arsitektur itu
sendiri, melibatkan teknis, kriteria estetis dan fungsional. Seperti dalam
arsitektur tradisional, fokusnya adalah benar pada pengguna dan kebutuhan
pengguna. Hal ini memerlukan perhatian khusus pada konten web, rencana bisnis,
kegunaan, desain interaksi, informasi dan desain arsitektur web. Untuk optimasi
mesin pencari yang efektif perlu memiliki apresiasi tentang bagaimana sebuah
situs Web terkait dengan World Wide Web.
Sejak web perencanaan isi, desain dan manajemen datang dalam lingkup metode
desain, Vitruvian tradisional tujuan komoditas, keteguhan dan kesenangan dapat
memandu arsitektur situs, seperti yang mereka lakukan arsitektur fisik dan
disiplin desain lainnya.
Ada tiga standar utama
untuk penerapan web services. Standar-standar ini mendukung pertukaran data
berbasis XML. Tiga standar tersebut meliputi SOAP, WSDL, dan UDDI.
1. SOAP adalah suatu bahasa versi bebas dari protokol RPC (Remote Procedure
Caoll) yang berguna untuk proses transaksi melalui HTTP standar. SOAP membuat
klien web service dapat memilih beberapa parameter mengenai permintaannya dan
memberikannya kpd si penyedia. Ketika penyedia menganggapi permintaan tersebut,
maka terjadilah web services. 2. WSDL ( Web Services Description Language )
Merupakan bahasa berbasis XML yang menjelaskan fungsi-fungsi dalam web
services. WSDL menyediakan cara untuk memanfaatkan kapabilitas web services.
WSDL memberi tahu mesin lain bagaimana memformat/ menterjemahkan permintaan
yang diterima berikut respon mereka agar proses web service bisa berjalan.
Singkatnya, WSDL adalah bahasa yang memungkinkan berbagai dokumen yang dibuat
dalam aplikasi yang berbeda dapat berkomunikasi. 3. UDDI (Universal Description
Discovery and Integration ) Adalah semacam direktori global untuk mengelola web
services. UDDI berisi informasi tentang penawaran atau layanan yang ditawarkan
berikut dengan detil teknis bagaimana cara mengaksesnya.
5.
Institusi Pengelola
Internet/Web
Walaupun riset tentang
internet diawali dari proyek ARPANET dan berkembang dari kolaborasi penelitian
institusi militer dan pendidikan, namun infrastruktur dan teknologi internet
saat ini bisa dikatakan bukan milik suatu institusi atau perorangan ataupun
negara. Sekarang internet merupakan sebuah enterprise kolaboratif
dan kolektif yang terbuka. Ada sejumlah organisasi atau lembaga yang memiliki
pengaruh terhadap perkembangan internet serta menjadi guide atas
perkembangan internet dan web, diantaranya adalah :
- World Wide Web Consortium (W3C)
Awalnya dibentuk dari Laboratorium Ilmu Komputer
MIT oleh Tim Berners-Lee dan Al-Vezza. W3C saat
ini bertangggungjawab terhadap perkembangan dari berbagai protokol dan standar
yang terkait dengan Web. Seperti misalnya standarisasi HTML, XML, XHTML dan CSS
diatur oleh W3C. Saat ini W3C masih dipimpin oleh Berners-Lee. Website W3C
dapat diakses pada URL: http://www.w3c.org
- Internet Engineering Task Force (IETF)
Merupakan badan yang bertanggungjawab terhadap
masalah teknis dari perkembangan teknologi internet. IETF bertugas mengkaji
berbagai teknologi terkait untuk kemudian distandarkan menjadi sebuah request
for comment (RFC). IETF fokus pada evolusi dari internet dan menjamin
proses tersebut berjalan dengan smooth.
- Internet Architecture Board (IAB):
IAB bertanggung jawab dalam
mendefiniskan backbone internet
- Internet Society (ISOC):
Dibentuk dari berbagai organisasi, pemerintahan,
non-profit, komunitas, akademisi maupun para professional. Kelompok ini
bertanggungjawab dalam membuat kebijakan tentang internet, dan memantau lembaga
lain seperti IETF.
- The Internet Assigned Authority (IANA) &
Internet Network Information Center (InterNIC).
Kelompok ini bertanggung jawab terhadap alokasi
alamat IP dan nama domain.
- APJII dan PANDI
Dua nama tersebut merupakan institusi yang
mengatur pengelolaan internet untuk wilayah Indonesia. Meraka adalah APJII
(Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) dan PANDI (Pengelola Nama
Domain Internet Indonesia)
6.
Aspek Hukum dan Etika dalam
Internet
Dalam
dunia Teknologi Informasi (atau IT/Information Technology), masalah
yang berhubungan dengan etika dan hukum bermunculan, mulai dari penipuan,
pelanggaran, pembobolan informasi rahasia, persaingan curang sampai kejahatan
yang sifatnya pidana sudah sering terjadi tanpa dapat diselesaikan secara
memuaskan melalui hukum dan prosedur penyidikan yang ada saat ini.
Undang-undang
Hak Cipta dan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI)
Undang-undang
hak cipta mengacu pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 tahun
2002 : “Seseorang atau lembaga yang mendaftarkan
hasil karyanya kepada lembaga yang berwenang akan mendapatkan perlindunga hukum”.
Dalam
Undang-undang RI No 19 tahun 2002 tersebut dijelaskan bahwa: Hak cipta, Pencipta, Ciptaan, Pemegang hak cipta, Pengumuman, Perbanyakan, Program
komputer , dan Lisensi.
Tindakan
penggunaan teknologi informasi yang bertentangan dengan moral dan undang-undang
yang berlaku dan banyak dibicarakan saat ini, antara lain:
1. Hacking atau cracking
Tindakan
pembobolan data rahasia suatu institusi, membeli barang lewat internet dengan
menggunakan nomor kartu kredit orang lain tanpa izin (carding) merupakan
contoh-contoh dari tindakan hacking. Orang yang melakukan hacking disebut
hacker. Begitu pula dengan membuka kode program tertentu atau membuat suatu
proses agar beberapa tahap yang harus dilakukan menjadi terlewatkan
(contoh: cracking serial number) apabila dilakukan tanpa izin juga
merupakan tindakan yang menyalahi hukum.
2. Pembajakan
Mengutip
atau menduplikasi suatu produk, misalkan program komputer, kemudian menggunakan
dan menyebarkan tanpa izin atau lisensi dari pemegang hak cipta merupakan dalam
posisi lemah akan dikenai sanksi dan konsekuensi sesuai hukum yang berlaku.
3. Browsing situs-situs yang tidak sesuai dengan
moral dan etika kita
Membuka
situs dewasa bagi orang yang belum layak merupakan tindakan yang tidak sesuai
dengan norma dan etika. Teknologi internet yang dapat memberikan informasi
tanpa batas akan mengakibatkan tindakan yang beragam, mulai dari
tindakan-tindakan positif sampai negatif. Orang yang tahu akan manfaat internet
dan memanfaatkan secara positif akan mendapatkan hasil yang positif pula, dan
begitu juga sebaliknya.

