Versi Lengkap (MS Words + Gambar) : Download
Kata
Pengantar
Puji syukur kehadirat Tuhan
Yang Maha Kuasa atas segala limpahan Rahmat, Inayah, Taufik dan Hinayahnya
sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam bentuk maupun
isinya yang sangat sederhana. Semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai
salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman bagi pembaca dalam Pengenalan tentang
Jenis – Jenis Perangkat Jaringan.
Harapan saya semoga makalah ini
membantu menambah pengetahuan bagi para pembaca serta saya nantikan kritik dan
saranya, sehingga saya dapat memperbaiki bentuk maupun isi makalah ini sehingga
kedepannya dapat lebih baik.
Makalah ini saya akui masih
banyak kekurangan karena pengalaman yang saya miliki sangat kurang. Oleh kerena
itu saya harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang
bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.
Indramayu, Februari 2015
PenyusunIrvan Kharisma Fihan
1.
NIC
(Network Interface Controller)
Network Interface Card
biasa disingkat NIC atau juga kartu
jaringan adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai
jembatan dari komputer
ke sebuah jaringan komputer.
Jenis NIC yang beredar, terbagi menjadi dua jenis, yakni NIC yang bersifat
fisik, dan NIC yang bersifat logis. Contoh NIC yang bersifat fisik adalah NIC Ethernet,
Token Ring, dan lainnya; sementara NIC yang
bersifat logis adalah loopback adapter dan Dial-up Adapter. Disebut juga
sebagai Network Adapter. Setiap
jenis NIC diberi nomor alamat yang disebut sebagai MAC address,
yang dapat bersifat statis atau dapat diubah oleh pengguna.
2. Switch
Switch atau Pengalih jaringan merupakan sebuah alat jaringan yang
melakukan penjembatan taktampak (penghubung penyekatan atau segmentation
banyak jaringan dengan pengalihan berdasarkan alamat mac).
Switch jaringan dapat digunakan untuk penghubung komputer atau penghala pada satu area yang terbatas, pengalih juga bekerja pada lapisan taut data (data link), cara kerja pengalih hampir sama seperti jembatan (bridge), tetapi switch memiliki sejumlah porta sehingga sering dinamakan jembatan pancaporta (multi-port bridge).
Switch jaringan dapat digunakan untuk penghubung komputer atau penghala pada satu area yang terbatas, pengalih juga bekerja pada lapisan taut data (data link), cara kerja pengalih hampir sama seperti jembatan (bridge), tetapi switch memiliki sejumlah porta sehingga sering dinamakan jembatan pancaporta (multi-port bridge).
3. Router
Router adalah sebuah alat yang dapat mengirimkan paket
data melalui sebuah jaringan
atau Internet menuju tujuannya,
melalui sebuah proses yang dikenal sebagai penghalaan. Proses penghalaan terjadi pada lapisan 3 (Lapisan
jaringan seperti Internet Protocol) dari protokol tumpukan (stack
protocol) tujuh-lapis
OSI
a.
Fungsi Router
Router berfungsi sebagai penghubung
antara dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke
jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung
beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN). Sebagai
ilustrasi perbedaan fungsi dari router dan switch merupakan suatu
jalanan, dan router merupakan penghubung antar jalan. Masing-masing rumah berada pada jalan
yang memiliki alamat dalam suatu urutan tertentu. Dengan cara yang sama, switch
menghubungkan berbagai macam alat, dimana masing-masing alat memiliki alamat IP sendiri pada
sebuah LAN.
4.
Modem
Modem singkatan dari
(Modulator Demodulator). Modulator
adalah bagian yang mengubah sinyal informasi ke dalam sinyal pembawa (carrier)
dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator
adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan)
dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima
dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah
alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah
umumnya menggunakan bagian yang disebut "modem", seperti VSAT,
Microwave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal
sebagai Perangkat keras
yang sering digunakan untuk komunikasi pada komputer.
Data dari
komputer yang berbentuk sinyal digital diberikan
kepada modem untuk diubah menjadi sinyal analog, ketika modem menerima data dari
luar berupa sinyal analog, modem mengubahnya kembali ke sinyal digital supaya
dapat diproses lebih lanjut oleh komputer. Sinyal analog tersebut dapat
dikirimkan melalui beberapa media telekomunikasi seperti telepon dan radio.
5.
Hub
Hub/pusatan Ethernet merupakan
sebuah hardware jaringan komputer yang mempunyai
fungsi untuk menghubungkan peranti-peranti dengan kabel Ethernet atau serat optik agar bersikap sebagai satu petak jaringan (network segment). Pusatan bekerja pada lapisan wujud (lapis 1) dalam acuan OSI (OSI model). Pusatan digunakan untuk mengalirhantarkan data dari penggunalayan (client).
fungsi untuk menghubungkan peranti-peranti dengan kabel Ethernet atau serat optik agar bersikap sebagai satu petak jaringan (network segment). Pusatan bekerja pada lapisan wujud (lapis 1) dalam acuan OSI (OSI model). Pusatan digunakan untuk mengalirhantarkan data dari penggunalayan (client).
6. Firewall
Firewall adalah suatu sistem perangkat
lunak yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk bisa
melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang dianggap tidak aman. Umumnya,
sebuah tembok-api diterapkan dalam sebuah mesin terdedikasi, yang berjalan pada
pintu gerbang (gateway)
antara jaringan lokal dengan
jaringan Internet.
Firewall
digunakan untuk membatasi dan mengontrol akses terhadap siapa saja yang
memiliki akses terhadap jaringan pribadi dari pihak luar, jadi intinya setiap
akses akan dikontrol oleh firewall itu sendiri. Mengingat saat ini banyak
perusahaan yang memiliki akses ke Internet dan juga tentu saja jaringan
berbadan hukum di dalamnya, maka perlindungan terhadap perangkat digital
perusahaan tersebut dari serangan para peretas, pemata-mata, ataupun pencuri data lainnya, menjadi kenyataan.
a.
Jenis Jenis Firewall
Ø Personal Firewall
Ø Network Firewall
·
Personal Firewall
Personal Firewall didesain untuk
melindungi sebuah komputer yang terhubung ke jaringan dari akses yang tidak
dikehendaki. Firewall jenis ini akhir-akhir ini berevolusi menjadi sebuah kumpulan
program yang bertujuan untuk mengamankan komputer secara total, dengan
ditambahkannya beberapa fitur pengaman tambahan semacam perangkat proteksi terhadap virus,
anti-spyware, anti-spam, dan lainnya. Bahkan beberapa produk
firewall lainnya dilengkapi dengan fungsi pendeteksian gangguan keamanan jaringan (Intrusion
Detection System). Contoh dari firewall jenis ini adalah Microsoft
Windows
Firewall (yang telah terintegrasi dalam sistem operasi Windows XP Service Pack 2,
Windows Vista
dan Windows Server
2003 Service Pack 1), Symantec Norton Personal
Firewall, Kerio Personal Firewall,
dan lain-lain. Personal Firewall secara umum hanya memiliki dua fitur utama,
yakni Packet Filter Firewall dan Stateful Firewall.
·
Network Firewall
Network
Firewall didesain untuk melindungi jaringan secara keseluruhan dari berbagai
serangan. Umumnya dijumpai dalam dua bentuk, yakni sebuah perangkat terdedikasi atau
sebagai sebuah perangkat
lunak yang diinstalasikan dalam sebuah server. Contoh dari
firewall ini adalah Microsoft Internet Security and Acceleration
Server (ISA Server), Cisco PIX, Cisco ASA, IPTables dalam sistem
operasi GNU/Linux, pf dalam keluarga sistem operasi Unix BSD, serta SunScreen dari Sun
Microsystems, Inc. yang dibundel dalam sistem
operasi Solaris.
Network Firewall secara umum memiliki beberapa fitur utama, yakni apa yang
dimiliki oleh personal firewall (packet filter firewall dan stateful firewall),
Circuit Level Gateway, Application Level Gateway, dan juga NAT
Firewall. Network Firewall umumnya bersifat transparan (tidak terlihat)
dari pengguna dan menggunakan teknologi routing untuk menentukan paket mana yang diizinkan, dan mana
paket yang akan ditolak.



0 komentar:
Posting Komentar